belajar memaknai hidup
Rabu, 03 Desember 2014
RPP Fiqih kelas VII Kurikulum 2013
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)
Nama Sekolah : MTs. Muhammadiyah 6 Beton Siman Ponorogo
Mata Pelajaran : Fiqih
Kelas/Semester : VII/Ganjil
Materi Pokok : ketentuan dzikir dan doa
Alokasi Waktu : 2 kali pertemuan (4 x 40 menit )
A. Kompetensi Inti
KI.1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI.2 Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI.3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata
KI.4 Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
B. Kompetensi Dasar
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR
1.5. Meyakini manfaaat zikir dan doa
2.5 Menghayati hikmah berzikir dan doa setelah salat
3.7 Memahami tata cara berzikir dan berdoa setelah salat
Peserta didik mampu:
3.7.1 Menyebutkan pengertian zikir
3.7.2 Menunjukkan dalil tentang zikir
3.7.3 Menjelaskan adab/tatacara dalam berdzikir
3.7.4 Menyebutkan pengertian doa
3.7.5 Menunjukkan dalil tentang doa
3.7.6 Menjelaskan manfaat zikir dan doa
3.7.7 Melafalkan bacaan dzikir dan do’a
3.7.8 Menjelaskan tata cara zikir dan doa
4.6 Mendemonstrasikan zikir setelah salat
4.7 Menghafalkan doa setelah salat 4.7.1 Memperagakan zikir setelah salat
4.7.2 Melafalkan doa setelah shalat
C. Indikator
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik ini peserta didik diharapkan dapat
1. Menjelaskan pengertian dzikir
2. Menjelaskan dalil tentang dzikir
3. Menjelaskan adab/tatacara dalam berdzikir
4. Menjelaskan pengertian do’a
5. Menunjukkan dalil tentang perintah do’a
6. Menyebutkan hikmah/manfaat dzikir dan do’a
7. Melafalkan bacaan dzikir dan do’a
8. Mendemonstrasikan dzikir dan do’a
D. Tujuan Pembelajaran
1. Setelah melakukan pembelajaran melalui pengamatan audiovisual,melihat gambar dan membaca al-Qur’an,maka peserta didik dapat merumuskan pengertian dzikir dengan benar
2. Dengan drill, peserta didik mampu menunjukkan dalil tentang dzikir dengan tepat
3. Melalui metode tanya jawab peserta didik mampu menyebutkan adab-adab dzikir dengan lengkap
4. Melalui metode ceramah,peserta didik mampu menjelaskan pengertian do’a dengan benar
5. Dengan membaca al-Qur,an,peserta didik dapat menunjukkan dalil tentang do’a dengan benar
6. Melalui diskusi peserta didik mampu menyebutkan hikmah/manfaat dzikir dan do’a dengan tepat
7. Dengan metode simulasi peserta didik mampu melafalkan bacaan dzikir dan do’a dengan fasih
8. Melalui metode demonstrasi peserta didik mampu melaksanakan dan membiasakan tatacara dzikir dan do’a dengan khusuk
E. Materi Pembelajaran
Pertemuan ke 1 Pertemuan ke 2
Dzikir setelah dholat dan tata caranya
Praktek berdzikir Doa setelah sholat dan tata caranya
Praktek berdoa
DZIKIR
Kata dzikir berasal dari kata “dzakaro” ذكـَــَر”yadzkuru” يــذْكُـــرُ " dzikran” ذِكْــــرًا artinya; mengingat, menyebut, menuturkan atau merenungi.
Sedangkan menurut istilah adalah mengingat Allah SWT, dengan maksud mendekatkan diri kepada Allah SWT.dengan cara menyebut semua sifat-sifat keagungan-Nya atau kemulian-Nya, seperti membaca tasbih, tahmid, takbir dan tahlil
Dasar hukum :
فَاذْكُرُوْنِى أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْالِى وَلَا تَكْفُرُوْنِ
“Maka ingatlah kepada-Ku, Akupun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah ingkar kepada-Ku (QS. Al-Baqarah ; 152
“Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya” (QS. Al-Ahzab: 41)
Diriwayatkan dari Abu Darda’ ia berkata: Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:
أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِخَيْرِ أَعْمَالِكُمْ وَأَزْكَاهَا عِنْدَ مَلِيكِكُمْ وَأَرْفَعِهَا فِي دَرَجَاتِكُمْ وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ إِنْفَاقِ الذَّهَبِ وَالْوَرِقِ وَخَيْرٌ لَكُمْ مِنْ أَنْ تَلْقَوْا عَدُوَّكُمْ فَتَضْرِبُوا أَعْنَاقَهُمْ وَيَضْرِبُوا أَعْنَاقَكُمْ؟ قَالُوا بَلَى، قَالَ: ذِكْرُ اللَّهِ تَعَالَى
“Maukah kamu aku tunjukkan amalan yang terbaik dan paling suci di sisi Rabbmu, yang. paling mengangkat derajatmu, lebih baik bagimu daripada menginfakkan emas dan perak dan lebih baik bagimu daripada bertemu dengan musuhmu lantas kamu memenggal leher mereka atau mereka memenggal lehermu?” Para sahabat yang hadir menjawab; “Tentu saja wahai Rasulullah!” Beliau bersabda: “Dzikir kepada Allah Yang Maha Tinggi.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
DOA
Doa ( الدُّعَاء ) menurut bahasa adalah memanggil atau memohon sesuatu,
Sedangkan menurut istilah adalah memohon kepada Alloh swt. dengan merendahkan diri dan tunduk kepada-Nya
Dasar hukum :
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِى أَسْتَجِبْ لَكُمْ
“dan Tuhanmu berfirman, Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.... (QS. Al-Mukmin ; 60)
.
Manfaat Dzikir dan Doa
a. Dapat menentramkan hati
“…ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.” (Q.S ar-Ra’d: 28)
b. Dapat menimbulkan kesabaran
c. Menambah pahala dan menambahkan rasa kasih sayang kepada sesama.
d. Menimbulkan sifat berhati-hati
berdoa setelah shalat fardu banyak manfaat yang akan diperoleh, diantaranya:
a. Akan terhindar dari sifat sombong dan congkak
b. Akan terhindar dari sifat gampang putus asa
c. Hati dan pikiran kita akan tenang dan tentram
d. Akan memberi motivasi atau dorongan yang kuat dalam menjalani kehidupan ini
e. Memberikan perlindungan dalam menempuh kehidupan
f. Kita akan merasa semakin dekat dengan Allah SWT
g. Di akhirat kelak, kita akan mendapat tempat yang mulia di sisi Alloh, yaitu surga
tata cara (adab) berzikir, antara lain
a. zikir hendaknya di lakukan dengan sikap tadaruk (merasa dirinya hina dan papa di hadapan Allah swt). Dengan demikian orang yang berzikir harus memperlihatkan sikap tawaduk kepada-NYa.
b. Zikir dilakukan dengan rasa takut kepada Allah swt. Takut kepada keagungan dan kemuliaan Allah
c. Zikir dilakukan dengan suara yang lembut,pelan dan kusyuk. Doa kita agar dikabulkan oleh Allah Swt, hendaklah kita memperhatikan tatacara sebagai berikut :
a. Memulai berdoa dengan membaca bismillah,hamdalah dan sholawat
b. Mengangkat tangan ketika berdoa dan mengusapkan kedua tangan pada wajah setelah selesai berdoa.
c. Hendaklah disertai dengan hati yang kusyu’ dan meyakini bahwa doanya akan dikabulkan oleh Allah Swt
Cara berdzikir ada tiga macam, yaitu:
a. Dzikir dengan hati
Dzikir dengan hati ialah dengan cara bertafakur memikirkan ciptaan Allah swt, sehingga timbul di dalam pikiran kita bahwa Allah swt. adalah Dzat yang Maha Kuasa
b. Dzikir dengan perbuatan
Yaitu dengan melakukan perintah Allah dan menjauhi larangan Nya. Dan semua itu mesti diawali dengan niat untuk mendapatkan ridha Allah swt
c. Dzikir dengan ucapan
Dzikir dengan ucapan yaitu dengan cara menyebut asma Allah atau dengan mengucapkan kalimat-kalimat toyibah
Contoh kalimat toyibah.
Nama lafal Kalimat toyyibah Arti
Takbir اَلله اَكْبَرْ Allah Maha Besar
Tahmid الحَمْدُ لِلَّه Segala Puji bagi Allah
Tasbih سُبْحَانَ الله Maha suci Allah
Tahlil لاَاِلَهَ اِلاَّ الله Tiada Tuhan selain Allah
Istigfar اَسْتَغْفِرُ الله Aku memohon ampun kepada Allah yang maha Agung
Hauqalah لاَحَوْل وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ العَلِيِّ العَظِيْم Tiada ada daya dan kekuatan kecuali di sisi Allah
KAPAN KITA BERDO’A…?
Ada beberapa waktu yang lebih utama untuk berdoa, yaitu sebagai berikut :
a. Waktu tengah malam (sepertiga malam yang terakhir)
b. Pada hari jumat(waktu antara dua khutbah)
c. Pada waktu seseorang sedang puasa
d. Sesudah shalat lima waktu
e. Saat kritis/genting.
f. Saat teraniaya dan
g. Ketika minum air Zamzam
Dzikir dan Doa sesudah Shalat (wirid)
Adapun urutan bacaan dzikir atau wirid sesudah shalat lima waktu sebagai berikut:
1. Membaca syahadat sambil mengusapkan tangan kanan pada wajah setelah mengucapkan salam yang kedua.
2. Membaca istigfar, bacaan istigfar yang umumnya dibaca adalah
اَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِىْ وَلِوَالِدَىَّ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلْاَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ ×3
“Ya Allah berilah ampun untuk badan hamba sendiri. Dan untuk kedua orang tua hamba, dan untuk orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, baik yang masih hidup maupun yang telah mati, dan kepada Alllah hamba bertaubat kembali. 3X.
3. Bacaan tahlil
لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيْرٌ. ×3
“Tidak ada Tuhan melainkan Allah. Maha Esa tidak brsekutu bagi-Nya, bagi-Nya kekuasaan dan segala puji; Ia Dzat yang berkuasa atas segala, sesuatu”. 3X.
4. Bacaan
اَللَّهُمَّ اَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ وَاِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمَ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمِ وَاَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَالسَّلاَمِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَاذَاالْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَمِ.
“Ya Allah! Tuhanlah Yang Maha Sejahtera dan daripada Tuhanlah segala kesejahteraan dan kepada tuhanlah akan kembali lagi segala kesejahteraan itu. Ya Tuhan kami, hidupkanlah kami dengan sejahtera. Dan masukkanlah kami ke dalam sorga kampung kesejahteraan. Maha Mulia Allah Tuhan kami, dan Maha Luhur. Ya Allah Dzat yang bersifat Agung, Maha Kuasa dan Maha Mulia”.
5. Bacaan berikut
اَللَّهُمُّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلاَ مُعْطِىَ لِمَا مَنَعْتَ وَلاَ رَادَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
Ya Allah, tidak ada yang dapat menghalangi terhadap apa yang Engkau berikan, dan tidak ada yang dapat memberi terhadap apa yang Engkau larang, dan tidak ada yang dapat menolak terhadap apa yang telah Engkau tentukan, dan tidaklah bermanfaat kepada orang-orang yang mempunyai derajat (jika ada) derajat dari Mu”.
6. Terus disambung surat al Fatihah, al Baqarah, dan ayat al Kursi
REFLEKSI
يَأَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اذْكُرُوا اللهَ ذِكْرًا كَثِيْرًا
“ Wahai orang-orang yang beriman ! Ingatlah kepada Allah dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya” ( QS. Al-Ahzab ; 41 )
أَلاَ بِذِكْرِاللهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْب
Hanya dengan mengingat Allah,
Hati akan menjadi Tenang...
F. Model dan metode Pembelajaran
Model: kolaborative
Metode: resitasi, diskusi, demonstrasi
G. Media, alat dan sumber Pembelajaran
Media: audiovisual,lcd
Alat/bahan: spidol, kertas, karton, kertas, gambar, papan tulis
Sumber: buku paket, al-qur’an terjemah, dll
H. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan ke 1
No. Kegiatan Waktu
1. Pendahuluan
Guru mengucapkan salam dan mengajak peserta didik berdoa awal majlis
Guru mengabsensi pesrta didik
Guru memberikan appersepsi tentang pentingnya mendekat (taqrrub) dengan berdzikir dan berdoa
Guru menjelaskan secara singkat tujuan pembelajaran serta kompetensi yang akan di capai
10 Menit
2. Mengamati
Mengamati gambar/video adab berzikir dan berdoa, serta tulisan doa dan zikir sesudah salat
Menyimak hasil pengamatan gambarnya
Membaca materi tentang pengertian doa dan zikir,manfaat dan adab berdoa dan berzikir sesudah salat
Menanya
Memotivasi untuk mengajukan pertanyaan.
Mengajukan pertanyaan terkait tentang doa dan zikir sesudah salat
Eksperimen/explore
Menguatkan dengan menjelaskan hasil pengamatan dan pertanyaan peserta didik
Mencari data dan informasi tentang zikir dan doa sesudah salat
Mendiskusikan hasil bacaan masing secara bergantian
Mengasosiakan
Menilai dan menganalisa hasil kelompok lain
Membuat analisis tata cara berzikir dan berdoa
Merumuskan manfaat berzikir dan berdoa
Merumuskan hikmah dari kisah Unta Menjadi Saksi Bagi Orang Yang Difitnah
Memotivasi peserta didik agar terbiasa berdoa dan berzikir sesudah salat setelah menyimak kisah tersebut
Mengkomunikasikan
Memaparkan bagan tentang ketentuan berzikir dan berdoa sesudah salat
Mendemonstrasikan tatacara berzikir dan berdoa sesudah salat
Melaksanakan tanya jawab
Merefleksi terhadap pembelajaran yang telah dilakanakan
60 Menit
3. Penutup
Guru dan peserta didik bersama sama menyimpulkan hasil pembelajaran
Guru memberi tugas untuk dikerjakan di rumah
Guru memberi pesan moral terkait dengan materi
Guru mengakhiri pembelajaran dengan membaca hamdallah dan salam
10 menit
Pertemuan ke 2
No. Kegiatan Waktu
1. Pendahuluan
Guru mengucapkan salam dan mengajak peserta didik berdoa awal majlis
Guru mengabsensi pesrta didik
Guru memberikan appersepsi tentang pentingnya mendekat (taqrrub) dengan berdzikir dan berdoa
Guru menjelaskan secara singkat tujuan pembelajaran serta kompetensi yang akan di capai
10 Menit
2. Mengamati
Mengamati gambar/vedeo adab berzikir dan berdoa, serta tulisan doa dan zikir sesudah salat
Menyimak hasil pengamatan gambarnya
Membaca materi tentang pengertian doa dan zikir,manfaat dan adab berdoa dan berzikir sesudah salat
Menanya
Memotivasi untuk mengajukan pertanyaan.
Mengajukan pertanyaan terkait tentang doa dan zikir sesudah salat
Eksperimen/explore
Menguatkan dengan menjelaskan hasil pengamatan dan pertanyaan peserta didik
Mencari data dan informasi tentang zikir dan doa sesudah salat
Mendiskusikan hasil bacaan masing secara bergantian
Mengasosiakan
Menilai dan menganalisa hasil kelompok lain
Membuat analisis tata cara berzikir dan berdoa
Merumuskan manfaat berzikir dan berdoa
Merumuskan hikmah dari kisah Unta Menjadi Saksi Bagi Orang Yang Difitnah
Memotivasi peserta didik agar terbiasa berdoa dan berzikir sesudah salat setelah menyimak kisah tersebut
Mengkomunikasikan
Memaparkan bagan tentang ketentuan berzikir dan berdoa sesudah salat
Mendemonstrasikan tatacara berzikir dan berdoa sesudah salat
Melaksanakan tanya jawab
Merefleksi terhadap pembelajaran yang telah dilakanakan
60 Menit
3. Penutup
Guru dan peserta didik bersama sama menyimpulkan hasil pembelajaran
Guru memberi tugas untuk dikerjakan di rumah
Guru memberi pesan moral terkait dengan materi
Guru mengakhiri pembelajaran dengan membaca hamdallah dan salam
10 menit
I. Penilaian Hasil Belajar
Bentuk/teknik penilaian
- Tes tulis
- Unjuk Kerja
- Tes lesan
Bentuk instrumen
Tes Tulis
Jawablah pertanyaan ini dengan baik dan benar!
1. Apa pengertian dzikir?
2. Tulislah dalil tentang dzikir!
3. Sebutkan adab-adab dalam dzikir dan do’a
4. Apa pengertian do’a?
5. Tulislah dalil tentang do’a!
6. Sebutkan hikmah/manfaat dzikir dan do’a!
7. Tulislah beberapa bacaan dzikir dan salah satu do’a!
Kunci jawaban
1. Mengingat Allah SWT dengan cara menyebut sifat-sifat keagungannNYA,dan memuliakannya,seperti membaca tasbih,tahmid,tahlil dan takbir
2. Al-qur’an surat al-Baqarah ayat 152 dan surat al-Ahzab ayat 33-41
3. Dimulai dengan tasbih dan tahmid,dengan sikap yang sopan misalnya menundukkan kepala dan tenang,tidak mengeraskan suara,hanya berbisik,harus yakin Allah SWT akan mengabulkan do’anya.
4. Do’a adalah permohonan kepada Allah SWT,yang disampaikan oleh umat manusia terhadap Allah SWT
5. Alqur’an surat al-Mukminun ayat 60 dan surat al-Baqarah ayat 186
6. membuat hati manusia tentram,tabah dan sabar dalam menghadapi persoalan hidup,memiliki sikap hati-hati,sebagai inti dari ibadah dan menumbuhkan optimisme.
7. Bacaan istighfar,tasbih,tahmid,tahlil,takbir,do’a untuk kedua orangtua
Skor penilaian
Jika jawaban benar 2
Jika kurang benar 1
Jika salah semua 0
Skor maksimal 14
Pedoman penskoran :
Nilai = Jumlah nilai skor yang diperileh X 100 12 X 100 = 70.58
Jumlah skor maksimal 17
Unjuk Kerja : melafalkan bacaan dzikir dan doa
No. NIM Nama Aspek yang dinilai Skor Nilai (1-100)
Cekatan Trampil Lantang Kelancaran
1
2
3
4
5
Penskoran :
Skor 4 jika Cekatan, Trampil, Lantang, kelancaran SANGAT BAIK
Skor 3 jika Cekatan, Trampil, Lantang, kelancaran BAIK
Skor 2 jika Cekatan, Trampil, Lantang, kelancaran CUKUP
Skor 1 jika Cekatan, Trampil, Lantang, kelancaran KURANG
Nilai = Skor perolehan x 4 10 X 100 = 62.5 = 2.5
Skor maksimal 16
Penilaian Sikap Spiritual
No Pernyataan Ya Tidak Nilai
1 Dengan dzikir hati saya menjadi tenang
2 Dengan do’a hati saya merasa dekat dengan Allah SWT
Penilaian Sikap Sosial
No Pernyataan Ya Tdk Nilai
1 Biasa berdzikir setelah sholat
2 Selalu berdo’a setelah sholat
Pedoman penskoran:
Skor 2 jika Ya
Skor 1 jika Tidak
Pedoman penskoran :
Nilai = Jumlah nilai skor yang diperileh X 100
Jumlah skor maksimal
Mengetahui
Kepala MTs Muhammadiyah 6 Beton Ponorogo,__________________
Guru Mata Pelajaran
S. John Zaifuddin, S.Sos., M.Pd.I
NIP. 19581008 198303 1 009
Habib Anshori, S.Ag., MA.
Langganan:
Postingan (Atom)